Taj Mahal

“Kekasihku?”

“Ya.”

“Maukah kau…” Wajah Ibu memucat dan semakin lemah. “Maukah kau mengabulkan permintaanku?”… “Pertama,” lanjut Ibu, “jagalah anak-anak kita. Dan kedua jatuh cintalah lagi.”

“Tidak kekasihku.”

… “Jika demikian, bangunlah sesuatu untukku… sesuatu yang indah. Dan kunjungilah pusaraku… pada setiap peringatan kematianku.”

“Pasti, Sayangku.”

Tampak ibu menahan napasnya. “Biarkan aku pergi… dengan merasakanmu, menyentuhmu.”

Ayah membungkuk. Ia memeluknya sambil berbisik, “aku akan selalu bersamamu, oh Kekasih dari segenap cintaku.”… “Selalu, Sayangku. Selalu,” ucap Ayah sedih.

Kemudian ayah menciumnya. Ia mendekap Ibu lama sekali. Tak lama kemudian, tubuh Ibu tidak bergerak lagi.

Tidak pernah aku mendengar Ayah memanggil Ibu dengan panggilan itu sebelumnya. sebutan itu berarti ‘Istana Pilihan’, dan aku menyadari itu pastilah panggilan rahasia yang hanya diketahui oleh mereka berdua.

“Dia tepat di bawah kita,” ujarnya lembut. “Mumtaz Mahalku.”

Pusara Ibu yang berhis mutiara ditempatkan dibawah bangunan utama, yang hanya bisa dicapai melalui jalan bawah tanah. Seperti yang ia janjikan diambang kematian istrinya, Ayah selalu mengunjungi pusaranya setiap memperingati malam yang menyedihkan itu.

“Makam ini harus dinamakan sesuai dengan nama Ibu,” kataku…

“Selama kelahiranmu itu, untuk pertama kalinya aku memanggil ibumu ‘Taj Mahal’.”

“Mumtaz berganti Taz seiring tahun berlalu. Setelah itu, nama dia sederhana saja, Taj.” Senyum samar melintas di wajahnya. Ia melepaskan tesmaknya lalu memejamkan mata. “Saat kami sedang berdua, dia adalah Taj bagiku.”

Kutipan dari buku yang sedang saya baca, Beneath a Marble Sky: A Novel of the Taj Mahal karya John Shors tahun 2004 yang diterjemahkan oleh Meithya Rose menjadi TAJ MAHAL: Kisah Cinta Abadi yang diterbitkan oleh Mizan tahun 2006.

Published in: on April 10, 2008 at 8:02 pm Leave a Comment
Tags:

The URI to TrackBack this entry is: http://relindapuspita.wordpress.com/2008/04/10/taj-mahal/trackback/

RSS feed for comments on this post.

Leave a Comment